Tour de Singkarak 2013 Resmi Diluncurkan

18.49 Unknown 0 Comments

Tour de Singkarak 2013 Resmi Diluncurkan
www.indonesia.travel
Minggu pagi (12/5), bertempat di Silang MONAS (Monumen Nasional) Selatan, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, dilakukan peluncuran mega event Tour de Singkarak 2013. Acara ini dihadiri Menteri dan Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Marie Elka Pangestu dan Sapta Nirwandar, juga Direktur Jenderal Pemasaran Pariwisata Esthy Reko Astuti. Sejumlah pejabat daerah dari Sumatera Barat pun turut hadir termasuk Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno dan Muslim Kasim. Selain itu, turut memberikan sambutan juga wakil Tokoh Masyarakat Sumatera Barat, Irman Gusman. Acara peluncuran Tour de Singkarak 2013 ini sebelumnya diawali acara Fun Bike Road to Tour de Singkarak yang diikuti sekira 1500 masyarakat Jabodetabek.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Marie Elka Pangestu dalam sambutannya mengutarakan seiring branding promosi pariwisata Indonesia yaitu "Wonderful Indonesia" maka penyelenggaraan Tour de Singkarak 2013 diharapkan menjadi "Wonderful Cycling Race". TdS 2013 kembali dapat menjadi momentum mengenalkan Sumatera Barat dan Indonesia ke dunia serta sekaligus membawa peserta balap sepeda dunia ke Indonesia, khususnya Sumatera Barat. Selama penyelenggaraan 4 kali Tour de Singkarak sebelumnya, peningkatan wisatawan ke Sumbar naik sekira 10 persen. Selain itu, karena perhelatan TdS pula infrastuktur terutama jalan di daerah semakin baik kondisinya.
Acara peluncuran Tour de Singkarak 2013 sendiri diisi penampilan kesenian tradisional. Lebih dari 150 tamu undangan khusus, peserta pameran, dan media disodori penampilan kesenian daerah khas Sumatera Barat. Beberapa diantaranya adalah tari pasembahan dan tari sumarak ranah minang dari Padang Panjang, serta tari pilin salapan, tari indang muaro mangguang, dan tari iriak anjai dari Pasaman.
Dalam acara peluncuran ini ada pula pameran potensi pariwisata daerah dari 7 kota/kabupaten di Sumatera Barat. Beberapa daerah tersebut adalah: Kota Padang, Kota Padang Panjang, Kota Bukittinggi, Kabupaten Tanah datar, Kabupaten Padang Pariaman, Kabupaten Solok Selatan, dan Kabupaten Darmasraya.
Tour de Singkarak 2013 sendiri nantinya akan digelar di Provinsi Sumatera Barat pada 2 - 9 Juni 2013. Rencananya lomba tersebut akan diikuti 25 tim dari dalam dan luar negeri. Masing-masing tim meliputi 9 pembalap sepeda dan 5 ofisial yang keseluruhannya mencapai 300 orang dan 250 diantaranya merupakan pembalap terbaik nasional dan internasional.
Negara yang berpartisipasi mengirimkan timnya, yaitu: Jepang, Iran, Singapura, Australia, Uzbekistan, Ukraina, Kirgiztan, Rusia, Taiwan, Amerika Serikat, Jerman, Belanda, Brunei Darussalam, Selandia Baru, Perancis, Vietnam, dan Malaysia. Para pembalap sepeda ini akan memperebutkan total hadiah mencapai 1,2 miliar yang terbagi dalam setiap kategori dalam rangkaian etapenya.
Tour de Singkarak 2013 melombakan 7 etape yang berjarak total 1.173 km. Rute lombanya akan mencakup 17 kabupaten dan kota di Sumatera Barat dimana Bukittinggi yang menjadi titik start dan Padang sebagai etape terakhirnya.  Adapun kota-kota yang masuk dalam rute yang dilewati adalah: Pariaman, Padang Panjang, Solok, Bukittinggi, Sawahlunto, Payakumbuh, Solok, Pesisir Selatan, Solok Selatan, Sijunjung, Tanah Datar, Lima Puluh Kota, Agam, Pasaman, Dharmasraya, dan Solok Selatan.
Tour de Singkarak diharapkan selain mempromosikan pariwisata Sumatera Barat juga demi memacu pembangunan infrastruktur daerah serta membuka akses wilayah untuk pasar dan investasi. Secara bertahap kegiatan ini akan melahirkan dampak berantai efek ekonomi  diantaranya tumbuhnya perhotelan, transportasi, kuliner, kerajinan, dan  tujuan wisata. Bagi masyarakat Sumatera Barat sendiri, mega event ini akan memberi dampak positif beragam usaha ekonomi kreatif di sekitar wilayah yang dilalui rute lomba.
Event olahraga yang dikemas pariwisata ini merupakan gelaran yang kelima kalinya. Banyak pembalap internasional begitu antusias ikut serta dan begitu juga sambutan masyarakat Sumatera Barat. Bahkan event ini termasuk ajang balap sepeda internasional yang paling besar ditonton dan meriah. Saat lomba ini dilangsungkan, jumlah berita yang muncul sangat besar karena ratusan media ikut hadir meliputnya dari televisi, radio, media massa cetak dan juga online.
Tour de Singkarak 2013 merupakan mega event pariwisata hasil kerjasama Kemenparekraf dengan PB ISSI, juga tentunya bersama Pemprov/Pemkot/Pemkab di Sumatera Barat. Lomba ini dibantu Amaury Sport Organization (ASO) yang sukses menghelat Tour de France. Tour de Singkarak sendiri sudah menjadi agenda tahunan Union Cycliste Internationale (UCI) dan saat ini masuk kategori 2.2 dan diharapkan akan meningkat secara bertahap menjadi 2.1. Dari tahun ke tahun penyelenggaraan lomba ini terus mengalami peningkatan baik jumlah peserta maupun jarak rute dan etape yang dilaluinya. Panitia TdS mendapatkan pengetahuan teknis dan non teknis dari ASO tentang penyelenggaraan event balap sepeda internasional yang seharusnya.
www.indonesia.travel

0 komentar:

Manfaat Tour de Singkarak

18.44 Unknown 0 Comments

http://www.indonesiarayanews.com/sites/default/files/styles/caption/public/072012/Tour%20de%20Singkarak_1.jpg
google

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Mari Elka Pengestu, mengatakan bahwa pergelaran akbar Tour de Singkarak (TdS) telah menjadi agenda penting kegiatan rutin tahunan internasional yang diselenggarakan di Sumatera Barat.

"Karena yang penting bukan Tour de Singkarak-nya, tapi apa yang kita hasilkan dari Tour de Singkarak yang boleh dikatakan sekarang sudah menjadi regular event di kalender internasional setelah 5 kali dilaksanakan, dan tambah tahun tambah meriah," ujar Mari saat peluncuran TdS 2013 di pelataran Monumen Nasional, Jakarta, Minggu (12/5/2013).

Menurut Menparekraf, banyak kabupaten di Sumatera Barat yang ingin ikut serta dalam TdS 2013. Semula hanya 5 kabupaten, pada tahun ini TdS akan diikuti 17 kabupaten/kota. "Bahkan tadi pak wakil gubernur menyampaikan Riau pun mau ikut, nanti lama-lama jadi Tour de Indonesia. Jadi ini keberhasilan bahwa lebih banyak yang mau ikut itu adalah suatu keberhasilan," katanya.

Mari memaparkan, banyak manfaat yang bisa dipetik dalam pergelaran akbar semacam ini. Bagi masyarakat Sumatera Barat, dengan menjadi tuan rumah TdS akan menumbuhkan kebanggaan terhadap daerahnya.
"Masyarakat Sumatera Barat menjadi bangga mengenai daerahnya bukan hanya daerahnya sendiri tapi juga Sumatera Barat sebagai provinsi. Jadi ini juga meningkatkan kebanggaan masyarakat Sumatera Barat mengenai provinsinya," ujarnya.

"Begitu kita mengangkat suatu event di suatu daerah, juga termasuk bisa mengangkat nama Indonesia. Begitu pun juga dengan hal-hal yang terkait dengan daerah tersebut, seperti makanan, kebudayaan, bahkan keramahan lokal penduduk setempat," sambung Mari.
Menurut Mari, yang juga akan terangkat adalah semua yang terkait dengan provinsi itu. "Apakah keindahan alamnya, kekayaan budayanya, kearifan lokalnya dan jangan lupa pariwisata dan ekonomi kreatif. Jadi industri kreatifnya semua keangkat. Mulai dari fashion dari seni pertunjukan, perhiasan emas," papar Mari.

Yang tak ketinggalan, lanjut Mari, adalah kuliner. Pada kesempatan yang sama, Wakil Gubernur Sumatera Barat, Muslim Kasim, menambahkan di Sumatera Barat hanya ada dua jenis kuliner yaitu enak dan enak sekali.

"Di samping itu juga Sumatera Barat terkenal dengan kuliner makanan yang berbeda-beda, terutama rendang. Kalau pergi ke Padang yaitu makanan enak dan enak sekali dan kembali ke Jakarta atau daerah masing-masing pasti berat badan naik satu dua kilogram," kata  Muslim diiringi dengan tawa renyah.

Muslim mengatakan, dengan adanya TdS menimbulkan multiplier effect, mulai dari penambahan infrastruktur seperti pembangunan hotel dan perbaikan jalan hingga penurunan angka kemiskinan masyarakat.

"Ini memperlihatkan multiplier effect dari kegiatan ini di samping itu juga sering dilakukan pertemuan berskala internasional di Sumatera Barat sehingga hotel pertumbuhannya naik," ungkapnya.

TdS akan diselenggarakan 2-9 Juni 2013 merupakan kegiatan yang menggabungkan olahraga dengan pariwisata. Kegiatan ini akan diikuti oleh atlet sepeda nasional dan internasional, melombakan 7 etape yang berjarak 1.173 km, menyusuri keindahan alam dan budaya Sumatera Barat.  

0 komentar:

220 Pebalap dari 18 Negara Ikut Tour de Singkarak 2013

18.41 Unknown 0 Comments

Tour de Singkarak 2013
foto : www.tourdesingkarak.com
JAKARTA-Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif bersama Pemerintah Daerah Provinsi Sumatera Barat, Pemerintah Daerah Kabupaten/ Kota di Sumatera Barat dan Pengurus Besar Ikatan Sport Sepeda Indonesia (PB ISSI) secara resmi meluncurkan perhelatan akbar Tour de Singkarak 2013 di Silang Monas Selatan (IKADA), Monas, Jakarta pada Minggu pagi.

Dalam kesempatan istimewa ini, Menteri Pariwisata & Ekonomi Kreatif, Mari Elka Pangestu didampingi oleh Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno, Wakil Menteri Parekraf sekaligus Executive Chairman Tour de Singkarak, Sapta Nirwandar dan wakil Tokoh Masyarakat Sumatera Barat, Irman Gusman melakukan prosesi pemukulan Gendang Tasa yang secara simbolis menandai diluncurkannya secara resmi Tour de Singkarak 2013 yang akan diselenggarakan di Sumatera Barat pada 2 – 9 Juni 2013 mendatang.


Acara peluncuran Tour de Singkarak 2013 diawali dengan acara Fun Bike Road to Tour de Singkarak yang diikuti sekitar 1500 peserta dari kalangan masyarakat Jabodetabek.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Mari Elka Pangestu menyampaikan, “Tour de Singkarak 2013 sudah memasuki penyelenggaraan tahun kelima dan telah begitu sukses diselenggarakan pada 4 tahun sebelumnya dan telah menjadi agenda resmi tahunan UCI. Sebagai event yang memadukan promosi pariwisata dan olahraga prestasi."

Ditambahkan oleh Mari Elka Pangestu, TDS berdampak langsung terhadap Sumatera Barat sebagai salah satu destinasi di Indonesia dengan tidak hanya meningkatnya setiap tahun angka kunjungan wisatawan nasional dan mancanegara, namun juga pertumbuhan kegiatan-kegiatan ekonomi kreatif di masyarakat Sumatera Barat yang akhirnya bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.” 

Sementara itu, Executive Chairman Tour de Singkarak, Sapta Nirwandar menegaskan, “Perhelatan TDS telah memperoleh sambutan hangat berbagai pihak dari dalam dan luar negeri. Dari sisi penyelenggaraan, event yang selalu mendapatkan pendampingan dari ASO (event organizer Tour de France) sejak tahun 2011 ini semakin profesional, baik dari sisi peserta/atlit, keterlibatan Negara dan dukungan daerah serta sponsor. Kami begitu bersyukur dan berterima kasih atas dukungan penuh dari Bank Negara Indonesia (BNI), Garuda Indonesia dan Daihatsu serta beberapa pihak sponsor lainnnya yang begitu antusias untuk turut serta mensukseskan Tour de Singkarak 2013.
investor.co.id

0 komentar: