Peringatan 50 Tahun Penerbangan Astronot Wanita Pertama Dunia, Valentina Tereshkova

20.04 Unknown 0 Comments

Peringatan 50 Tahun Penerbangan Astronot Wanita Pertama Dunia, Valentina Tereshkova

Valentina Tereshkova, astronot wanita pertama di dunia. Image credit: historyofrussia
50 Tahun lalu tepatnya pada 16 Juni 1963, wanita asal Uni Soviet, Valentina Tereshkova menjadi wanita pertama dunia yang pergi ke luar angkasa. Dengan menggunakan pesawat Vostok-6 Tereshkova meluncur ke luar angkasa tepat 2 tahun setelah peluncuran Yuri Gagarin. Saat itu usia Tereshkova baru menginjak usia 26 tahun.

0 komentar:

wisata di lembah harau (payakumbuh)

19.52 Unknown 0 Comments


wisata di lembah harau (payakumbuh)
perjalan saya dan rombongan wamakom(wahana mahasiswa telekomunikasi) ke lembah harau. tujuan kami disini adalah untuk refresing dan terkhusus untuk di lantik menjadi anggota organisasi kampus (WAMAKOM).
kami memilih tempat wisata ini karena pemandangannya sangat bagus sekali,
di lebah harau banyak kita menemukan keindahan alam yang sangat menakjubkan, begitulah besarnya ciptaan ALLAH yang maha kuasa.
berikut ini sedikit mengenai Lembah harau:
Lembah Harau adalah sebuah ngarai

0 komentar:

pesisir selatan nan indah dengan pantainya

19.22 Unknown 0 Comments


Objek Wisata Sumatera Barat - Kabupaten Pesisir Selatan - Objek wisata ini akan meliputi satu kabupaten dan saya akan hadirkan Objek wisata di Kabupaten Pesisir Selatan yang menarik untuk anda kunjungi meliputi keseluruhan seperti Wisata Kuliner, Hotel dan wisata alam yang indah. Ada beberapa tempat yang indah di Kabupaten Pesisir Selatan, hanya saja mungkin akan terdengar sedikit asing di telinga anda, namun jika anda mencoba untuk berlibur menuju kawasan wisata ini, maka anda akan tahu sendiri keindahan alam yang ada di kawasan ini, beberapa tempat wisata menarik di Kabupaten Pesisir Selatan yang menarik untuk anda kunjungi di antaranya adalah :

0 komentar:

indahnya pesona lembah harau

19.08 Unknown 0 Comments


LEMBAH Harau merupakan salah satu objek wisata yang utama dan paling  menarik di kawasan ka­bupaten Limapuluh Kota.Kenapa tidak, kawasan wisata Lembah harau  yang berhawa sejuk dengan panorama alam yang begitu indah serta dihiasi dengan tebing-tebing yang menjulang tinggi disetiap sisi lembah ini, sehingga ribuan manusia yang datang dari berbagai daerah serta belahan dunia selalu pe­ngunjung kawasan wisata yang berjarak 3 kilo meter dari pusat ibukota kabupaten Limapuluh Kota di Sarilamak.
Setelah memasuki gerbang Lembah Harau, di sepanjang perjalanan, wisatawan disu­guhkan keindahan alam sebelum me­masuki 3 kawasan wisata yang berada di Lembah Harau.  Tebing-tebing granit dengan ben­tuknya yang unik dan menjulang tinggi  selalu mendampingi perjalanan sekitar 10 menit untuk mencapai 3 kawa­san wisata itu. Batu granit selain meng­­hiasi, hamparan padi yang menguning dan sungai-sungai jernih mengalir dari air terjun di Lembah Harau mem­berikan suasana damai dan mene­nangkan. Menurut legenda, lembah harau sendiri dahulunya merupakan lautan yang luas dan didalam laut itu terdapat bukit dengan batuannya yang sangat terjal. Lama-kelamaan, air laut terus menyusut dan jadi  mengering. Sehingga  bukit yang semulanya bertapak didasar laut akhirnya menjadi daratan dan dihuni maklup hidup. Dalam ribuan tahun, bebatuan yang terdapat di tebing bukit selalu digesekan  angin kencang, sehingga terbentuklah tebing indah yang berwarna warni serta  menyerupai bebatuan yang terdapat di dalam laut.
Kawasan wisata Lembah Harau sendiri, memiliki luas sekitar 280 hektare yang terdiri dari 3 kawasan, yakni kawasan Sarasah Aka Bara­yun, kawasan Sarasah Bunta dan ka­wasan Rimbo Piobang. Paling uniknya lagi, dikawasan yang  dibatasi oleh perbukitan dengan tebing terjalnya itu, terdapat 5 air terjun yang mengalir dari ketinggian hingga 100 meter dari puncak bukit yang mengelilingi kawasan itu. Oleh karena itu, pemandangan  elok yang dijumpai di kawasan Lembah Harau,  akan membuat para wi­satawan terkagum-kagum dib­uatnya.
Sarasah Aka Barayun meru­pakan objek yang dikemas oleh pemerintah kabupaten Limapuluh Kota melalui dinas Pariwisata sebagai onjek wisata keluarga. Dikawasan seluas hampir 30 hektar ini, terdapat berbagai arena jenis permainan anak, seperti taman bermain, ayunan putar dan sepeda air serta panorama alam Lembah Harau yang dilihat dari ketinggian puluhan meter bisa dinikmati dikawasan ini  . Bahkan taman satwa pun terdapat dikawasan Sarasah Aka Ba­rayun. Ber­bagai hewan hutan terdapat ditaman satwa yang cukup menarik untuk dikunjungi.
Kawasan Sarasah Aka Barayun juga dilengkapi kios- kios sourvenir, makanan, minuman serta pe­nginapan keluarga pun disediakan untuk wisatawan yang ingin me­nginap dikawasan ini. Dengan tebing-tebing tingginya itu, tempat ini dimanfaatkan juga sebagai  lokasi panjat tebing oleh masyarakat. Menurut cerita masyarakat,  Sa­rasah Aka Barayun dahulunya merupakan  2 buah tebing yang dibawahnya terdapat lembah yang sangat dalam. Sehingga masyarakat menggunakan  aka (sejenis tum­buhan) untuk  menghubungkan 2 tebing itu untuk dijadikan tempat titian. Setiap dilewati, aka itu selalu berayun apalagi dihem­buskan angin. Itulah sebabnya dinamakan Aka Barayun.
Sekitar beberapa ratusan meter dari sebelah timur  kawasan Sa­rasah Aka Barayun terdapat kawa­san wisata dengan lingkungan hutan lindung yang masih terpelihara dengan baik yang dinamakan Kawasan Sarasah Bunta. Kicauan burung, bunyi gumpalan air  terjun yang jatuh dari ketinggian puluhan meter, membuat kawasan ini tak pernah sepi dari wisatawan. Dika­wasan Sarasah Bunta ini,a sering dijadikan lokasi perkemahan bagi pelajar, mahasiswa serta masya­rakat umum.
Keasrian alam Sarasah Sarasah Bunta dan jernihnya air terjun yang berasal dari puncak bukit yang mengelilingi kawasan ini,  me­rupakan daya tarik sendiri untuk membuat wisatawan berkunjung ke kawasan  Sarasah Bunta. Ko­nonya, apabila mandi di bawah air terjun Sarasah Bunta pada siang harinya sambil  berdoa kepada Sang Pencipta , maka ia bakal mendapat jodoh bagi yang belum menikah. Sebab, dahulunya ka­wasan ini merupakan tempat memadu kasih burung yang hingga kini ber­terbangan di kawasan Sarasah Bunta.
Satu lagi kawasan wisata yang terdapat di objek wisata Lembah Harau, yakni kawasan Sarasah Tanggo. Dengan suasana alam yang ma­sih alami serta terdapat kolam penampungan air terjun yang berasal dari puncak bukit. Pe­nam­pungan air yang seperti waduk ini, selalu diramaikan wisatawan, apalagi dihari libur. Bukan itu saja, untuk mencapai ke lokasi air tejun, pengunjung harus bejalan kali dengan jarak ratusan  meter dari lokasi pemberhentian. Selama berjalan kaki, pengunjung dibuat kagum dengan indahnya alam Sarasah Tanggo.
Di cagar alam yang berada di dataran tinggi Lembah Harau, beraneka spesies tumbuhan hujan tropis dan binatang asli Sumatera mampu menimbulkan rasa ingin tahu Anda. Sejumlah binatang asli Sumatera seperti monyet ekor panjang menjadi teman bagi wisa­tawan. Tak salah tentunya orang tua-tua berkata, kurang lengkap perjalanan Anda ke Sumatera Barat bila belum mendatangi Lembah Harau. Cukup dengan harga Rp5 ribu saja untuk masuk kawasan Lembah Harau, berbagai keindahan alam sudah bisa dira­sakan.  
sumber(haluan , google, dan sebagainya)

0 komentar:

tour de singkarak stage 2 (payakumbuh-singkarak)

19.01 Unknown 0 Comments

Stage 2 Tour de Singkarak 2013, Payakumbuh - Singkarak

Hasil Tour de Singkarak 2013 etape kedua dari Payakumbuh menuju Dermaga Singkarak, Kabupaten Solok.

Hasil umum :

0 komentar:

Hasil lengkap balap sepeda Tour de Singkarak etape DUA

18.53 Unknown 0 Comments


Solok (ANTARA News) - Balap sepeda Tour de Singkarak (TdS) 2013 telah memasuki hari kedua. Pada etape dua dengan rute dari Payakumbuh menuju Danau Singkarak, Solok, Senin, ini menempuh jarak 124,5 km. 

Berikut ini adalah hasil Tour de Singkarak 2013 etape dua:

0 komentar:

18.47 Unknown 0 Comments

 Timnas Indonesia Di Posisi Keempat Tour De Singkarak 2013
Hari pertama lomba Tour De Singkarak 2013 etape I, Bukittinggi-Bonjol, Padang, Sumatera Barat, tim nasional Indonesia finish di urutan keempat, Minggu (02/06/2013).
Bambang Suryadi, pebalap tim nasional Indonesia lolos dengan waktu 2 jam 28 menit 57 detik.

0 komentar:

tour de singkarak start di boekiktinggi 2 juni 2013

07.36 Unknown 0 Comments

cuplikan video pembukaan tour de singkarak di kota bukittinggi  2 juni 2013


0 komentar:

INDAHNYA PEMANDANGAN OMBAK DI MENTAWAI!

06.37 Unknown 0 Comments


img(MENTAWAI PUNYA)
Ombak adalah daya tarik dari Mentawai, Sumatera Barat. Tahukah Anda, 2 dari 72 spot surfing di sana disebut-sebut sebagai yang terbaik di dunia. Turis mancanegara pun berlomba-lomba untuk menaklukannya!

0 komentar:

MENTAWAI 5% BANDING 95%

06.31 Unknown 0 Comments


img
Kepopuleran Mentawai di Sumatera Barat memang sudah mendunia. Meski begitu, lebih banyak turis mancanegara ketimbang turis asli Indonesia yang datang ke Mentawai. Lho?

Lebih dari 95 persen wisatawan yang datang ke Mentawai adalah turis mancanegara. Sebagian besar dari alasan mereka datang ke Kepulauan Mentawai karena surfing. Sebagaimana kita tahu, ombak laut di Kepulauan Mentawai memang menjadi salah satu yang diperhitungkan oleh pe-surfer di dunia.

"Berdasarkan hasil survey melalui wawancara, dari tahun 2010 ada 3.847 wisatawan asing yang datang ke Mentawai. Kemudian ditahun 2011 ada 4.010 wisatawan asing, dan 4.560 wisatawan asing pada tahun 2012," tutur Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga Mentawai, Desti Seminora dalam jumpa pers Mentawai International Pro Surf Competition 2013 di Gedung Sapta Pesona Lt 17 Kemenparekraf, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta, Kamis (11/4/2013).

Jumlah kedatangan turis asing, justru lebih unggul ketimbang jumlah turis lokal yang datang ke Mentawai. Dalam hasil survey yang sama, terlihat pada tahun 2010 ada 268 wisatawan lokal, tahun 2011 ada 120 wisatawan lokal, dan 230 wisatawan lokal pada tahun 2012, tambah Desti.

Wisatawan asing yang datang ke Mentawai pun biasanya tinggal antara 10-15 hari di Mentawai. Mereka juga bisa datang dua sampai tiga kali selama 8 bulan dalam satu tahun. Tidak lain, tujuan dari mereka adalah untuk menjajal dahsyatnya gulungan ombak di Kepulauan Mentawai.

"84 persen wisatawan asing yang datang karena surfing. Kemudian, 11 persen dari mereka datang untuk adventure (bertualang-red) dan 5 persen wisatawan asing datang untuk melakukan riset," ucap Desti.

Adanya perbandingan jumlah antara wisatawan asing dan lokal ini juga bisa dikarenakan mahalnya biaya perjalanan ke Mentawai. Transportasi yang masih sulit menjadi penghambat. Setiap wisatawan minimal harus merogoh kocek Rp 10 juta untuk bisa datang ke Mentawai. Oleh karena itu, kebanyakan wisatawan yang melancong ke Mentawai adalah kalangan menengah ke atas.

Desti juga menjelaskan kalau turis Australia adalah yang paling sering datang. "Turis asing yang datang kebanyakan berasal dari Australia, Amerika, Brazil, Selandia Baru, Inggris, dan Jepang. Tapi, tetap Australia yang paling dominan," kata Desti.

Dengan adanya kendala transportasi, Pemprov Sumatera Barat juga sudah melakukan beberapa upaya. Hal ini dilakukan agar mempermudah kedatangan turis lokal maupun asing ke Mentawai.

"Kita sudah mengajukan pembuatan Trans Mentawai dan bandara. Namun, ini sempat terhalang oleh masalah kehutanan di Taman Nasional Siberut (TNS). Kini, masalah itu sudah selesai dan kita tinggal menunggu peluncuran SK," ucap Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno dalam kesempatan yang sama.
sumber  :kompas, google dan lain-lain

0 komentar:

Tebar Pesona Sumbar dengan Wisata Sepeda

06.11 Unknown 0 Comments


 

img 
(peserta tour de singkarak

0 komentar:

tour de singkarak dibuka di KOTA BUKITTINGGI

06.04 Unknown 0 Comments

 1396011192416577571082750
Kompetisi balap sepada internasional Tour de Singkarak (TdS) 2013 yang menempuh jarak 1.057 km dan terbagi atas tujuh etape resmi dibuka di areal Monumen Jam Gadang Bukittinggi, Sumatra Barat, Sabtu malam.
Pembukaan kejuaraan yang sudah kelima kalinya digelar ini dilakukan langsung oleh Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sapta Nirwandar dan Gubernur Sumatra Barat Irwan Prayitno dengan memukul gendang tasa.
Selain itu dalam pemukulan gendang tasa juga dilakukan oleh Ketua Umum PB ISSI Edmoud JT Simorangkir, Ketua DPRD Sumatra Barat serta seluruh Bupati dan Walikota yang ada di Tanah Minang. Setelah pemukukan gendang tasa, pembukaan kejuaraan internasional yang sudah masuh kalender UCI ini juga ditandai dengan pesta kembang api tepat diatas ikon Bukittinggi yaitu Jam Gadang.
Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sapta Nirwandar dalam sambutannya mengatakan, kejuaraan balap sepada internasional ini diikuti 21 tim yang terdiri dari 15 tim asing dan enam tim

0 komentar:

Minang di Panggung Internasional

15.30 Unknown 0 Comments

 Event balapan sepeda Tour de Singkarak (TdS) V akan berlangsung pada 2 Juni hingga 9 Juni 2013. Sebagaimana diketahui, Tour de Singkarak merupakan acara balapan sepeda internasional di Sumatera Barat yang berasosiasi dengan Amaury Sport Organization yang menjadi penyelenggara Tour de France di Perancis.

Tour de Singkarak 2013
foto : tourdesingkarak.com

Tahun ini rute balapan Tour de Singkarak melakukan perluasan radar dan meningkatkan jarak tempuh, yakni mencapai 1000 kilometer di 17 kabupaten dan kota pada 17 etape. Tercatat tahun sebelumnya jarak yang dilalui sejauh 854 kilometer dan melintasi 14 kabupaten dan kota. Lintasan yang dilewati, Kota Padang, Pariaman, Agam, Padang Panjang, Solok, Bukittinggi, Sawahlunto, Sijunjung, Tanah Datar, Payakumbuh, Solok, Pesisir Selatan, Solok Selatan, Lima Puluh Kota, dan kabupaten lainnya masih dalam tahap eksplorasi.

Agenda bertajuk Asia Tour, para turis datang dari berbagai mancanegara memeriahkan Tour de Singkarak dalam bentuk lomba balap sepeda menyusuri perlintasan wisata. Kawasan yang ditempuh seperti Danau Maninjau, Kelok 44, Danau Diatas, dan Danau Dibawah.

Lokasi mendukung dari sarana dan prasarana sekaligus keindahan alam yang eksotis, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) menetapkan lokasi start di Kota Wisata, Bukittinggi, sebagaimana dilansir laman tourdesingkarak.com.

Sawahlunto pada agenda sebelumnya mengawali start Tour de Singkarak, kini Kota Seribu Rumah Gadang, Solok Selatan mendapatkan jatah menempati rute finish, tepatnya Ruang Terbuka Hijau (RTH), Muara Labuh.

Acara resmi tahunan Persatuan Balap Sepeda Internasional (Union Cycliste Internationale) ini akan dihadiri dari 25 negara. Tiap tim diikuti 9 tim dan 5 official dengan perkiraan mencapai 300 orang akan memperebutkan total hadiah Rp 1,2 Milyar.

Tour de Singkarak kali ini adanya pengambilan spot-spot gambar menggunakan Helikopter selama acara berlangsung. Alek gadang (pesta besar) nantinya di hadiri para wartawan lokal, nasional dan internasional, terlebih antusias nasional dan urang awak (orang minang) turut dalam memeriahkannya. Tak heran Tour de Singkarak berada pada urutan ke-5 sebagai pengunjung terbesar dalam kompetisi balap sepeda dunia.

Tuah event Tour de Singkarak, pertumbuhan kunjungan wisatawan asing naik signifikan. Tahun 2012, Jumlah wisatawan mancanegara ke Sumatera Barat meningkat 11,3 persen dan diperkirakan mengalami kenaikan pesat. Mari sukseskan bersama aset berharga event promosi pariwisata terbaik di Sumatera Barat.

Berpartisipasi di kancah internasional, Tour de Singkarak meningkatkan perekonomian masyarakat. Pengenalan sosial budaya Minang kepada ranah internasional ‘sangat’ disambut baik. Selaku tuan rumah mendukung agenda tahun ini dengan mengenalkan karakter daerah melalui budaya dan sejenisnya.

Sumatera Barat membentang hijau indah nan asri dan sosial budaya Minang yang fenomenal. Event Tour de Singkarak mensiratkan untuk memotivasi generasi muda dan masyarakatnya menjaga dan kontruktif terhadap Rumah Gadang kito nan tacinto dari berbagai aspek. Esensinya, banyak potensi-potensi ‘wah’ daerah Sumatera Barat yang ada, bahkan digali demi kesejahteraan dan kemakmuran.

0 komentar:

Tour de Singkarak 2013 Resmi Diluncurkan

18.49 Unknown 0 Comments

Tour de Singkarak 2013 Resmi Diluncurkan
www.indonesia.travel
Minggu pagi (12/5), bertempat di Silang MONAS (Monumen Nasional) Selatan, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, dilakukan peluncuran mega event Tour de Singkarak 2013. Acara ini dihadiri Menteri dan Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Marie Elka Pangestu dan Sapta Nirwandar, juga Direktur Jenderal Pemasaran Pariwisata Esthy Reko Astuti. Sejumlah pejabat daerah dari Sumatera Barat pun turut hadir termasuk Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno dan Muslim Kasim. Selain itu, turut memberikan sambutan juga wakil Tokoh Masyarakat Sumatera Barat, Irman Gusman. Acara peluncuran Tour de Singkarak 2013 ini sebelumnya diawali acara Fun Bike Road to Tour de Singkarak yang diikuti sekira 1500 masyarakat Jabodetabek.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Marie Elka Pangestu dalam sambutannya mengutarakan seiring branding promosi pariwisata Indonesia yaitu "Wonderful Indonesia" maka penyelenggaraan Tour de Singkarak 2013 diharapkan menjadi "Wonderful Cycling Race". TdS 2013 kembali dapat menjadi momentum mengenalkan Sumatera Barat dan Indonesia ke dunia serta sekaligus membawa peserta balap sepeda dunia ke Indonesia, khususnya Sumatera Barat. Selama penyelenggaraan 4 kali Tour de Singkarak sebelumnya, peningkatan wisatawan ke Sumbar naik sekira 10 persen. Selain itu, karena perhelatan TdS pula infrastuktur terutama jalan di daerah semakin baik kondisinya.
Acara peluncuran Tour de Singkarak 2013 sendiri diisi penampilan kesenian tradisional. Lebih dari 150 tamu undangan khusus, peserta pameran, dan media disodori penampilan kesenian daerah khas Sumatera Barat. Beberapa diantaranya adalah tari pasembahan dan tari sumarak ranah minang dari Padang Panjang, serta tari pilin salapan, tari indang muaro mangguang, dan tari iriak anjai dari Pasaman.
Dalam acara peluncuran ini ada pula pameran potensi pariwisata daerah dari 7 kota/kabupaten di Sumatera Barat. Beberapa daerah tersebut adalah: Kota Padang, Kota Padang Panjang, Kota Bukittinggi, Kabupaten Tanah datar, Kabupaten Padang Pariaman, Kabupaten Solok Selatan, dan Kabupaten Darmasraya.
Tour de Singkarak 2013 sendiri nantinya akan digelar di Provinsi Sumatera Barat pada 2 - 9 Juni 2013. Rencananya lomba tersebut akan diikuti 25 tim dari dalam dan luar negeri. Masing-masing tim meliputi 9 pembalap sepeda dan 5 ofisial yang keseluruhannya mencapai 300 orang dan 250 diantaranya merupakan pembalap terbaik nasional dan internasional.
Negara yang berpartisipasi mengirimkan timnya, yaitu: Jepang, Iran, Singapura, Australia, Uzbekistan, Ukraina, Kirgiztan, Rusia, Taiwan, Amerika Serikat, Jerman, Belanda, Brunei Darussalam, Selandia Baru, Perancis, Vietnam, dan Malaysia. Para pembalap sepeda ini akan memperebutkan total hadiah mencapai 1,2 miliar yang terbagi dalam setiap kategori dalam rangkaian etapenya.
Tour de Singkarak 2013 melombakan 7 etape yang berjarak total 1.173 km. Rute lombanya akan mencakup 17 kabupaten dan kota di Sumatera Barat dimana Bukittinggi yang menjadi titik start dan Padang sebagai etape terakhirnya.  Adapun kota-kota yang masuk dalam rute yang dilewati adalah: Pariaman, Padang Panjang, Solok, Bukittinggi, Sawahlunto, Payakumbuh, Solok, Pesisir Selatan, Solok Selatan, Sijunjung, Tanah Datar, Lima Puluh Kota, Agam, Pasaman, Dharmasraya, dan Solok Selatan.
Tour de Singkarak diharapkan selain mempromosikan pariwisata Sumatera Barat juga demi memacu pembangunan infrastruktur daerah serta membuka akses wilayah untuk pasar dan investasi. Secara bertahap kegiatan ini akan melahirkan dampak berantai efek ekonomi  diantaranya tumbuhnya perhotelan, transportasi, kuliner, kerajinan, dan  tujuan wisata. Bagi masyarakat Sumatera Barat sendiri, mega event ini akan memberi dampak positif beragam usaha ekonomi kreatif di sekitar wilayah yang dilalui rute lomba.
Event olahraga yang dikemas pariwisata ini merupakan gelaran yang kelima kalinya. Banyak pembalap internasional begitu antusias ikut serta dan begitu juga sambutan masyarakat Sumatera Barat. Bahkan event ini termasuk ajang balap sepeda internasional yang paling besar ditonton dan meriah. Saat lomba ini dilangsungkan, jumlah berita yang muncul sangat besar karena ratusan media ikut hadir meliputnya dari televisi, radio, media massa cetak dan juga online.
Tour de Singkarak 2013 merupakan mega event pariwisata hasil kerjasama Kemenparekraf dengan PB ISSI, juga tentunya bersama Pemprov/Pemkot/Pemkab di Sumatera Barat. Lomba ini dibantu Amaury Sport Organization (ASO) yang sukses menghelat Tour de France. Tour de Singkarak sendiri sudah menjadi agenda tahunan Union Cycliste Internationale (UCI) dan saat ini masuk kategori 2.2 dan diharapkan akan meningkat secara bertahap menjadi 2.1. Dari tahun ke tahun penyelenggaraan lomba ini terus mengalami peningkatan baik jumlah peserta maupun jarak rute dan etape yang dilaluinya. Panitia TdS mendapatkan pengetahuan teknis dan non teknis dari ASO tentang penyelenggaraan event balap sepeda internasional yang seharusnya.
www.indonesia.travel

0 komentar:

Manfaat Tour de Singkarak

18.44 Unknown 0 Comments

http://www.indonesiarayanews.com/sites/default/files/styles/caption/public/072012/Tour%20de%20Singkarak_1.jpg
google

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Mari Elka Pengestu, mengatakan bahwa pergelaran akbar Tour de Singkarak (TdS) telah menjadi agenda penting kegiatan rutin tahunan internasional yang diselenggarakan di Sumatera Barat.

"Karena yang penting bukan Tour de Singkarak-nya, tapi apa yang kita hasilkan dari Tour de Singkarak yang boleh dikatakan sekarang sudah menjadi regular event di kalender internasional setelah 5 kali dilaksanakan, dan tambah tahun tambah meriah," ujar Mari saat peluncuran TdS 2013 di pelataran Monumen Nasional, Jakarta, Minggu (12/5/2013).

Menurut Menparekraf, banyak kabupaten di Sumatera Barat yang ingin ikut serta dalam TdS 2013. Semula hanya 5 kabupaten, pada tahun ini TdS akan diikuti 17 kabupaten/kota. "Bahkan tadi pak wakil gubernur menyampaikan Riau pun mau ikut, nanti lama-lama jadi Tour de Indonesia. Jadi ini keberhasilan bahwa lebih banyak yang mau ikut itu adalah suatu keberhasilan," katanya.

Mari memaparkan, banyak manfaat yang bisa dipetik dalam pergelaran akbar semacam ini. Bagi masyarakat Sumatera Barat, dengan menjadi tuan rumah TdS akan menumbuhkan kebanggaan terhadap daerahnya.
"Masyarakat Sumatera Barat menjadi bangga mengenai daerahnya bukan hanya daerahnya sendiri tapi juga Sumatera Barat sebagai provinsi. Jadi ini juga meningkatkan kebanggaan masyarakat Sumatera Barat mengenai provinsinya," ujarnya.

"Begitu kita mengangkat suatu event di suatu daerah, juga termasuk bisa mengangkat nama Indonesia. Begitu pun juga dengan hal-hal yang terkait dengan daerah tersebut, seperti makanan, kebudayaan, bahkan keramahan lokal penduduk setempat," sambung Mari.
Menurut Mari, yang juga akan terangkat adalah semua yang terkait dengan provinsi itu. "Apakah keindahan alamnya, kekayaan budayanya, kearifan lokalnya dan jangan lupa pariwisata dan ekonomi kreatif. Jadi industri kreatifnya semua keangkat. Mulai dari fashion dari seni pertunjukan, perhiasan emas," papar Mari.

Yang tak ketinggalan, lanjut Mari, adalah kuliner. Pada kesempatan yang sama, Wakil Gubernur Sumatera Barat, Muslim Kasim, menambahkan di Sumatera Barat hanya ada dua jenis kuliner yaitu enak dan enak sekali.

"Di samping itu juga Sumatera Barat terkenal dengan kuliner makanan yang berbeda-beda, terutama rendang. Kalau pergi ke Padang yaitu makanan enak dan enak sekali dan kembali ke Jakarta atau daerah masing-masing pasti berat badan naik satu dua kilogram," kata  Muslim diiringi dengan tawa renyah.

Muslim mengatakan, dengan adanya TdS menimbulkan multiplier effect, mulai dari penambahan infrastruktur seperti pembangunan hotel dan perbaikan jalan hingga penurunan angka kemiskinan masyarakat.

"Ini memperlihatkan multiplier effect dari kegiatan ini di samping itu juga sering dilakukan pertemuan berskala internasional di Sumatera Barat sehingga hotel pertumbuhannya naik," ungkapnya.

TdS akan diselenggarakan 2-9 Juni 2013 merupakan kegiatan yang menggabungkan olahraga dengan pariwisata. Kegiatan ini akan diikuti oleh atlet sepeda nasional dan internasional, melombakan 7 etape yang berjarak 1.173 km, menyusuri keindahan alam dan budaya Sumatera Barat.  

0 komentar:

220 Pebalap dari 18 Negara Ikut Tour de Singkarak 2013

18.41 Unknown 0 Comments

Tour de Singkarak 2013
foto : www.tourdesingkarak.com
JAKARTA-Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif bersama Pemerintah Daerah Provinsi Sumatera Barat, Pemerintah Daerah Kabupaten/ Kota di Sumatera Barat dan Pengurus Besar Ikatan Sport Sepeda Indonesia (PB ISSI) secara resmi meluncurkan perhelatan akbar Tour de Singkarak 2013 di Silang Monas Selatan (IKADA), Monas, Jakarta pada Minggu pagi.

Dalam kesempatan istimewa ini, Menteri Pariwisata & Ekonomi Kreatif, Mari Elka Pangestu didampingi oleh Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno, Wakil Menteri Parekraf sekaligus Executive Chairman Tour de Singkarak, Sapta Nirwandar dan wakil Tokoh Masyarakat Sumatera Barat, Irman Gusman melakukan prosesi pemukulan Gendang Tasa yang secara simbolis menandai diluncurkannya secara resmi Tour de Singkarak 2013 yang akan diselenggarakan di Sumatera Barat pada 2 – 9 Juni 2013 mendatang.


Acara peluncuran Tour de Singkarak 2013 diawali dengan acara Fun Bike Road to Tour de Singkarak yang diikuti sekitar 1500 peserta dari kalangan masyarakat Jabodetabek.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Mari Elka Pangestu menyampaikan, “Tour de Singkarak 2013 sudah memasuki penyelenggaraan tahun kelima dan telah begitu sukses diselenggarakan pada 4 tahun sebelumnya dan telah menjadi agenda resmi tahunan UCI. Sebagai event yang memadukan promosi pariwisata dan olahraga prestasi."

Ditambahkan oleh Mari Elka Pangestu, TDS berdampak langsung terhadap Sumatera Barat sebagai salah satu destinasi di Indonesia dengan tidak hanya meningkatnya setiap tahun angka kunjungan wisatawan nasional dan mancanegara, namun juga pertumbuhan kegiatan-kegiatan ekonomi kreatif di masyarakat Sumatera Barat yang akhirnya bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.” 

Sementara itu, Executive Chairman Tour de Singkarak, Sapta Nirwandar menegaskan, “Perhelatan TDS telah memperoleh sambutan hangat berbagai pihak dari dalam dan luar negeri. Dari sisi penyelenggaraan, event yang selalu mendapatkan pendampingan dari ASO (event organizer Tour de France) sejak tahun 2011 ini semakin profesional, baik dari sisi peserta/atlit, keterlibatan Negara dan dukungan daerah serta sponsor. Kami begitu bersyukur dan berterima kasih atas dukungan penuh dari Bank Negara Indonesia (BNI), Garuda Indonesia dan Daihatsu serta beberapa pihak sponsor lainnnya yang begitu antusias untuk turut serta mensukseskan Tour de Singkarak 2013.
investor.co.id

0 komentar:

Follow Me @Instagram